Malam, Oh..Indahnya
Jika bahasa puisi menerjemahkanmu
Tak tertandingi!
Bulan bintang adalah hiasanmu
Sampai matahari menggantikan masamu
Kamar Impian, 2007
04:38:07
Terdiam
Kala luka meminta sembuh
Kala jiwa berbalut kesengsaraan
Meminta setiap nafas mengulurkan santunan
Pada setiap nadi keabadian
Terdiam pada balutan
Saat bencana
Mengoyak jantung kehidupan
Emosi tertahan saat darah mengaliri kecemasan
Memberontak, menelikung setiap keinginan
–kehormatan ketika terluluh lantahkan
Terdampar pada ranting badai musibah tahunan
Manakah kekutan manusia
bila tangannya tak punya kuasa?
Manakah kekejaman sang adikuasa
bila raganya sudah tak bernyawa?
Semua hanya terdiam
Menunggu setiap keputusan
Sang punya kehidupan
Kamar Impian, 2006
23:59:03
Mimpi
Mimpi itu kembali menyapa
Setelah sekian lama tak ada
Mimpi itu kembali menyapa
Dalam nafas dengkur mengiba
Mimpi itu kembali menyapa
Meraga bayang-bayang Yang Kuasa
Mimpi itu kembali menyapa
Oh…indahnya!
Kamar impian, 2008
21:43:31b
Indahnya mimpi. Jangan harap bisa bermimpi jika kau tidak berani tidur.
Yup. thanks om parta